GAK PERNAH DENGAR MEREKMU, TUH..! - Noung Jelly

GAK PERNAH DENGAR MEREKMU, TUH..!

3 bulan yang lalu      Bisnis
 
“Distribusi yang merata, tanpa promosi yang menarik, membuat permintaan akan produk Anda rendah. Akibatnya stok ‘basi’ tanpa penjualan.” ~ Buka Langsung Laris.
 
Jika Anda ‘merasa’ sudah mendistribusikan produk dengan merata, namun penjualan tetap tak bergerak naik, artinya promosi Anda kurang.
 
Atau…
 
Orang pernah mencoba produk Anda, kemudian kecewa, sehingga tak menimbulkan pembelian ulang.
 
Maka dari itu, Uji Ngangenin jangan dilewatkan, akibatnya promosi hanya merusak merek Anda.
 
Boleh bilang produk Anda bagus, cakep, keren, enak, ngangenin, tapi jika namanya saja gak pernah terdengar, ya orang gak akan mencari.
 
Ada suatu teori perilaku pemasaran, yang dihasilkan oleh riset: 
 
“Setelah mendengar/melihat 3 kali promo (merek) Anda, konsumen baru mulai ‘ngeh’ bahwa merek Anda ada.”
 
“Setelah 9 kali mendengar/melihat promo (merek) Anda, konsumen baru berfikir untuk mencoba”. Masih ‘berfikir’, belum beneran mau beli, tergantung penawaran dan kebutuhan.
 
Catatan: angka 3 dan 9 terhitung dari media atau jenis kampanye yang berbeda.
Misalnya: promosi yang sama di 3 spanduk, terhitung 1 kali. Jika melihat dari spanduk, mendengar dari radio dan ditawarkan SPG, barulah terhitung 3 kali.
 
Kira-kira, target pasar Anda sudah pernah mendengar/melihat BERAPA KALI merek Anda? Bagaimana cara mengetahuinya? Gampang aja..! Saat berkumpul dengan target pasar Anda, coba tanyakan secara acak, “Sudah pernah dengar merek ‘ANU’ gak?”. Kalau dari 10 orang, ternyata lebih dari 3 orang menjawab “gak pernah”, maka merek Anda belum dikenal target pasar Anda.
 
Dalam Buku atau Video Buka Langsung Laris, saya sebutkan tentang hirarki pemilihan tempat makan, adalah:
 
1. Langganan (experience).
2. Rekomendasi orang terpercaya (authority).
3. ‘Terlihat’ ramai (social proof).
4. Sering lihat atau dengar (repetition).
5. Tampilan luar (casing).
   
Meski menduduki posisi keempat, sering membuat saya mencoba merek baru, saat tak ada pilihan 1, 2 dan 3 atau bosan dengan yang lama (makanan, maksudnya). “Ehh, itu kayaknya sering denger. Cobain yuk..!”.
 
Di ranah online, semakin mudah melakukan branding, karena media sosial yang viral. Konsekuensinya juga banyak kompetitor yang lebih viral.
 
Seperti saya jabarkan dalam artikel “Bingung Mau Posting Apa?”, membuat konten yang viral, dapat memperkuat awareness merek Anda, tapi jika tak sesuai dengan target pasar, akan mubazir juga.
 
Sudah berapa kali dengar ‘Yukbisnis.com’ atau ‘Buka Langsung Laris’?
 
“Datangnya cinta, karena terbiasa. Datangnya kesetiaan, karena kepuasan.”
 
Jaya Setia Budi


Artikel Terkait



Komentar Artikel "GAK PERNAH DENGAR MEREKMU, TUH..!"